Strategi Menaikan Harga (Tarif)

Dalam perkembangan bisnis (usaha) yang kita jalankan, terkadang kita dihadapkan pada sebuah pilihan sulit, salah satu diantaranya adalah keputusan menaikan harga jual. Menaikkan harga jual, entah itu barang atau pun jasa memang merupakan pilihan yang berisiko bagi kelangsungan bisnis/usaha yang kita geluti. Jika keputusan tersebut ternyata memberatkan dan mengecewakan konsumen, maka bersiap-siaplah kehilangan sejumlah pelanggan.

Untuk mengurangi risiko tersebut, ada baiknya kita melakukan beberapa kiat dan upaya guna tetap menstabilkan pondasi- pondasi usaha yang telah kita bangun. Berikut adalah beberapa tips ketika anda ingin menaikan harga, terutama bagi anda yang menggeluti usaha di bidang jasa:

strategi menaikan tarif harga1. Tetap Yakin & Percaya Diri
Dalam menetapkan keputusan menaikan harga/tarif, yang pertama adalah meyakinkan pada diri sendiri bahwa pilihan tersebut adalah yang terbaik untuk saat ini. Yakinkan juga bahwa tidak alternatif lain yang dapat membantu menyelesaikan masalah keuangan perusahaan anda (income-outcome). Jika anda bertindak ragu-ragu, misalnya hari ini menaikkan harga kemudian beberapa hari berikutnya  menurunkan lagi, lalu menaikan harganya lagi sedikit, maka pelanggan akan menjadi bingung dan usaha anda dicap tidak profesional. Namun hal ini tentu tidak berlaku bagi usaha yang menjual barang-barang fluktuatif.

2. Melakukan Riset Harga (Tarif)
Untuk menetapkan besaran kenaikan harga jasa yang akan dikenakan ke para pelanggan, yang wajib anda kerjakan adalah melakukan riset kecil-kecilan, misalnya tentang harga para kompetitor, harga pasar saat ini, kemampuan dan kondisi finansial konsumen di daerah anda, dan juga mencermati pemasukan dan pengeluaran usaha anda. Dengan melakukan riset kecil tersebut, maka anda akan dapat menemukan formulasi persentase kenaikan harga yang tepat dan rasional.

3. Menginformasikan ke Pelanggan
Jika anda telah menentukan jumlah kenaikan harga/tarif yang akan diberlakukan dalam bisnis anda, maka langkah selanjutnya adalah menentukan waktu pemberlakuannya. Ada baiknya anda memasang pengumuman (sosialisasi) jauh-jauh hari agar pelanggan tidak merasa shock dengan kenaikan tarif harga yang dilakukan secara tiba-tiba. Berikan juga alasan yang masuk akal agar konsumen memahami kondisi tersebut, misalnya karena naiknya harga bahan baku atau turunnya nilai mata uang.

4. Terapkan untuk Konsumen Baru
Jika anda khawatir kehilangan pelanggan secara tiba-tiba, maka anda bisa memberlakukan perbedaan tarif antara pelanggan setia dengan konsumen baru dalam jangka waktu tertentu (transisi tarif).

5. Naikan Secara Bertahap
Satu hal lain yang bisa diterapkan untuk perubahan tarif harga bagi bisnis jasa yang anda geluti adalah menaikkannya secara bertahap. Tujuannya tentu agar para pelanggan tidak kaget, sembari anda memperhatikan perkembangan yang terjadi.

6. Tingkatkan Kualitas & Nilai Plus
Hal yang wajib dilakukan guna mempertahankan pelanggan agar tidak pindah ke tempat lain akibat kenaikan tarif adalah meningkatkan kualitas dan pelayanan. Jika bisa, lakukan juga strategi "ekstra plus", yaitu memberikan nilai lebih yang membuat konsumen merasa setara (tidak rugi) dengan harga yang harus mereka bayarkan. Misalnya memberikan gebyar diskon kecil, memberikan layanan jasa tambahan, dan sebagainya.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait