Waralaba Mini Market di Indonesia

Berbagai jenis varian usaha waralaba telah berkembang pesat di Indonesia. Bidang cuci laundry, kesehatan & kecantikan, otomotif, produk makanan dan minuman, hotel dan travel, dan banyak lagi, termasuk juga yang tidak asing lagi adalah bisnis waralaba toko swalayan (mini market). 

Di Indonesia, ada banyak perusahaan yang menawarkan waralaba dibidang usaha penjualan barang kebutuhan sehari-hari dalam konsep yang modern yaitu berupa mini market. Dengan menjalin kemitraan tersebut, para franchisee akan memperoleh lisensi penggunaan merek dagang, suplai barang, dan bantuan usaha lainnya. Tentu untuk menjadi mitra pewaralaba dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Lahan tanah dan modal ratusan juta merupaka hal pokok yang harus disediakan.  Berikut adalah beberapa waralaba toko swalayan yang ada di Indonesia:

1. Alfamart
waralaba alfamart
Dengan motto “Belanaj Puas, Harga Pas” waralaba Alfamart telah menjadi salah satu waralaba minimarket terbesar di Indonesia. Di setiap sudut kota dan juga pedesaan, dapat kita jumpai gerai-gerai Alfamart. Untuk menjadi mitra waralaba ini, anda harus melakukan kesepakatan usaha dengan pemegang brand Alfamart, yaitu PT. Sumber Alfaria Trijaya. Ada beberapa kriteria khusus yang menjadi bahan pertimbangan agar diterima sebagai franchisee Alfamart, antara lain penyediaan lahan lokasi yang terletak strategis. Luas lahan yang diperlukan sektar 200m² untuk bangunan toko dan gudang. Estimasi modal yang harus disediakan adalah sebesar  Rp 380 juta untuk tipe toko sedang (45 rak). Sementara karyawan yang diperlukan sebanyak 8 orang yang disediakan oleh Frnachisee atau oleh pihak Alfamart.

2. Indomaret
waralaba indomaret
Indomaret merupakan salah satu waralaba yang sukses menjangkau seluruh tanah air. Indomaret didirikan sekitar tahun 1988 dengan Indomart (Indonesia Marketing Retail). Namun pada saat itu pemerintah mewajibkan perusahaan lokal untuk tidak memakai istilah kebarat-baratan, sehingga diubah menjadi Indomaret. Untuk menjadi franchisee Indomaret, anda harus menyediakan lahan usaha seluas 50-150 m². Sementara estimasi modal yang harus disediakan agar siap beroperasi berkisar Rp 400 juta.

3. Alfamidi
waralaba alfamidi
Denga tag “Belanja Puas Harga Hemat, Alfamidi juga merupakan mini market dengan konsep waralaba. Toko Alfamidi juga tersebar ke penjuru Nusantara meskipun tidak seluas Indomaret dan Alfamart. Luas lahan yang diperlukan dalam membangun sebuah mini market ini sekitar 400-500 m² dengan perkiraan modal sekitar Rp 1,2 – 1,5 Milyar. Namun jika modal anda di bawah 500 juta rupiah, anda bisa menjadi franchisee paket Alfa Express dengna luas gedung yang lebih kecil.

4. Yomart
waralaba yomart
Yomart Minimarket adalah konsep toko kelontong modern yang diluncurkan tahun 2003. Dengan misinya “Berkembang bersama masyrakat”, Yomart Minimarket berusaha menghadirkan toko tradisional dengan konsep modern sehingga mampu menjebatani keekslusifan toko swalayan dengan toko klontong tradisional, dengan demikian masyarakat segmen bawah tidak malu untuk berbelanja seperti pada mini market mewah lainnya. Yomart menyediakan kesempatan waralaba dengan modal penyertaan sekitar 350-400 juta rupiah.

5. Homart
waralaba homart
Waralaba mini market ini tergolong baru, diperkenalkan pada tahun 2011, pemegang lisensinya adalah PT Immortal Store. Dengan biaya investasi sebesar Rp 60 juta (diluar bangunan), para franchisee akan memperoleh berbagai fasilitas seperti perlengkapan alat dan sistem, produk sponsor dari Immortal serta barang-barang dagangan senilai 30 jutaan rupiah.

Selain kelima minimarket tersebut, beberapa waralaba yang bisa menjadi plihan investasi keuangan anda antara lain K-Circle, Ceria Mart, K – Mart, Waralaba Ritel Murah, Waralaba Seven Eleven, Waralaba CBD Mandiri, Waralaba ritel Minimarket Islami, dan lainnya. 

Artikel Terkait