Bantuan Modal Usaha (Kredit) untuk UMKM

modal usaha kredit UMKM
Berdasarkan UU No.20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pemerintah bersama masyarakat Indonesia wajib melindungi dan membantu eksistensi UMKM untuk dapat mandiri dan berkembang dalam produktiftas usahanya. Melalui berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah, keberadaan UMKM diharapkan dapat menjadi salah satu penopang perekonomian bangsa Indonesia. Salah satu kebijakan tersebut adalah memberikan fasiltas dan kemudahan dalam permohonan bantuan modal melalui berbagai lembaga keuangan yang telah ditunjuk pemerintah, misalnya bank-bank nasional. Beberapa bank nasional mempunyai berbagai program unggulan dalam membantu para UMKM, khususnya usaha produktif yang tergolong usaha mikro.

1. Bank Mandiri
Bank Mandiri memiliki berbagai program unggulan dalam membantu permodalan para pengusaha kecil (mikro), salah satunya disebut Mandiri Kredit Mikro. Mandiri Kredit Mikro ditujukan kepada para pengusaha kecil yang sedang membutuhkan kredit investasi (KI) atau Kredit Modal Kerja (KMK). Kredit Usaha Mikro tersebut terdiri dari 2 jenis produk kredit yaitu KUM dan KSM. Kredit Usaha Mikro (KUM) adalah kredit modal yang jumlah limit maksimalnya sebesar 100 juta rupiah, sedangkan KSM (Kredit Serbaguna Mikro) adalah kredit untuk pembiayaan berbagai jenis kebutuhan para pengusaha mikro yang tidak bertentangan dengan hukum dengan batas kredit 50 juta rupiah. Sifat kredit dari program ini adalah aflopend plafond (angsuran tetap) dengan jangka waktu sekitar 36 bulan. Untuk persyaratan dalam permohonan kredit tersebut anda bisa lihat di www.bankmandiri.co.id

2. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Salah satu program bantuan modal kredit bagi usaha kecil dari BRI adalah KUR BRI. Kredit Usaha Rakyat BRI adalah kredit modal kerja atau kredit investasi yang ditujukan kepada para pengusaha mikro, pengusaha kecil atau koperasi dengan plafon kredit hingga 500 juta rupiah. KUR Mikro BRI diberikan kepada calon debitur yang mempunyai usaha produktif yang layak mendapatkan bantuan usaha menurut kriteria BRI. Beberapa persyaratan yang dibutuhkan antara lain KTP, KK, dan Surat Keterangan Usaha yang telah berjalan minimal 6 bulan. Untuk informasi lebih detail, silahkan kunjungi www.bri.co.id

3. Bank Nasional Indonesia (BNI)
Seperti bank-bank nasional yang lain, BNI juga memiliki beberapa program kredit yang ditujukan kepada para pengusaha kecil dalam pengembangan UMKM. Selain Kredit Usaha Rakyat, BNI juga mengeluarkan program pemberian modal usaha untuk Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS), Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E), KKLK, dan sebagainya. Persyaratan mudah dan bunga bersaing menjadikan kredit bantuan usaha untuk para UMKM sangat membantu para pengusaha kecil. Info selanjutnya silahkan dilihat di www.bni.co.id

4. Bank Bukopin
Bank Bukopin juga mengeluarkan berbagai program kredit untuk membantu para UMKM. Selain KUR dan KKP-E, Bukopin juga memiliki program kredit yang diberi nama Kredit Usaha SU-005. Kredit Usaha SU-005 merupakan kredit modal kerja atau kredit investasi yang ditujukan kepada para usaha mikro dan usaha kecil dengan sumber dana SU-005 (Surat Utang Pemerintah dengan bunga lebih rendah). Plafon kredit yang disediakan sebesar  maks 50 juta rupiah untuk Usaha Mikro dan Rp 50 juta – Rp 500 juta untuk golongan Usaha Kecil. Selengkapnya di www.bukopin.co.id

5. Bank Tabungan Negara (BTN)
BTN juga memiliki program untuk membantu pendanaan UMKM, satu diantaranya adalah KUR yang terdiri dari KUR Modal Kerja dengan jangka waktu 3 tahun, dan KUR Investasi dengan jangka waktu 5 lima tahun. Sektor usaha yang dibiayai oleh BTN meliputi usaha bidang industri, perdagangan, dan jasa. Situs terkait : www.btn.co.id

Selain lembaga-lembaga keuangan di atas, beberapa bank yang juga ditunjuk pemerintah dalam membantu modal usaha para pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) antara lain: BPD, CIMB Niaga, Bank Agroniaga, Bank Nagari, dsb.  (data Januari 2013)

Artikel Terkait