Mengelola Kondisi Keuangan (Finansial) Agar Stabil

Stabilitas ekonomi di suatu perusahaan ataupun di kehidupan rumah tangga hampir 90% ditentukan oleh kondisi keuangan. Neraca keuangan yang stabil akan membuat ekonomi di lingkup kehidupan anda menjadi lancar. Untuk itu anda harus mengelola keuangan anda (keuangan pribadi atau pun perusahaan) dengan cermat agar membuat situasi perekonomian anda menjadi aman. Secara garis besar, ada lima langkah untuk menuju hal tersebut. Kelima poin tersebut antara lain:


1. Seleksi Belanja
finansial keuangan yang stabil
Banyak orang bisa sukses walaupun mempunyai penghasilan yang kecil karena mampu menyeleksi item belanja dengan tepat. Membeli barang yang belum urgen (mendesak) akan membuat kondisi keuangan menjadi jebol. Demikian halnya di dalam perusahaan. Membeli alat-alat produksi ataupun investasi yang belum mampu menghasilkan profit yang cepat akan membuat kondisi finansial perusahaan menjadi ketar-ketir. Untuk itu, kebijaksanaan dalam memilih dan menentukan item barang yang akan dimiliki sangat diperlukan manakala situasi keuangan masih pas-pasan.

2. Mencicil & Melunasi Hutang
Jika anda telah memiliki sisa gaji ataupun laba usaha, maka sebisa mungkin untuk segera melunasi hutang, meskipun secara perlahan-lahan, mencicil (kredit). Tentukan target yang harus tercapai dalam rentang waktu tertentu untuk mengakhiri kondisi minus tersebut.

3. Manabung & Menyiapkan Dana Cadangan
Menabung adalah cara tepat untuk membuat kondisi finansial pribadi atau perusahaan anda menjadi stabil. Selain sebagai dana untuk memenuhi program atau rencana anda di masa depan, uang tabungan tersebut juga dapat menjadi dana cadangan terhadap situasi yang tak terduga atau darurat.

4. Mengikuti Program Asuransi
Asuransi memberikan banyak manfaat. Asuransi mirip dana cadangan yang kita terima pada situasi yang tidak kita inginkan. Ada berbagai pilihan polis asuransi yang bisa anda miliki. Asuransi Jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, asuransi rumah, dan asuransi investasi adalah beberapa contoh asuransi yang sering diikuti oleh sebagian besar orang.

5. Melakukan Investasi
Jika keuangan anda mulai sedikit stabil, maka lakukan investasi. Investasi yang bisa dikatakan relatif aman adalah investasi di bidang properti seperti tanah dan bangunan, investasi emas, investasi sertifikat deposito, surat hutang (obligasi)  dan beberapa lainnya. Investasi yang anda lakukan akan menjadi bekal anda di hari tua atau saat bisnis dan perusahaan anda mengalami krisis.

Demikianlah langkah-langkah umum dalam menjadikan kondisi finansial anda menjadi menuju tahap yang mapan dan stabil. Jika anda berkenan, ada baiknya juga menyisihkan sekian persen untuk bersedekah atau menyumbang untuk kegiatan sosial. Semoga keuangan dan harta anda selalu diberkahi dan dilindungi oleh Yang Maha Kuasa.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait