Empat Hal yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Membeli Produk Anda


borong produk
Suatu ketika, mungkin anda pernah jalan-jalan di sebuah pasar atau pun di super market. Rencana hanya ingin membeli dua tiga barang ternyata pulang membawa beberapa barang yang tidak ada di dalam daftar belanjaan anda. Akibatnya, uang cadangan yang anda bawa habis tak tersisa. Kenapa bisa begitu? Mungkinkah anda terkena pengaruh hipnotis atau guna-guna dari si penjual? Ah, sebaiknya kita selalu positif thinking saja! Dalam strategi pemasaran dan penjualan, merayu dan mempengaruhi pembeli merupakan hal mutlak yang harus dikuasai agar usaha yang dilakukan mengalami keberhasilan. Untuk itu, sebagai langkah awal sebaiknya anda mengetahui hal-hal yang mempengaruhi seorang calon konsumen membeli produk atau menggunakan jasa usaha anda. Berikut adalah empat hal yang mempengaruhi keputusan para pelanggan sehingga tergoda dengan apa yang anda tawarkan:

1. Memperoleh Manfaat Ekonomis
Hal utama yang paling dipertimbangkan oleh seorang calon konsumen adalah manfaat yang bisa ia peroleh dengan memiliki barang  atau menggunakan jasa tersebut. Semakin besar nilai ekonomi yang ia peroleh, maka semakin besar peluangnya untuk membeli barang yang anda jual atau menggunakan jasa yang anda tawarkan. Biasanya manfaat ekonomis terdapat pada barang-barang yang inovatif. Misalnya, anda menjual sebuah model perhiasan yang cantik, tetapi juga memiliki fungsi untuk kesehatan, maka peluang untuk dibeli calon konsumen akan semakin besar, karena mereka berpikir ekonomis, dimana mereka bisa bergaya sekaligus berguna untuk kesehatan. Satu barang multi manfaat. Manfaat ekonomis juga mencakup tentang harga. Semakin rendah harga yang ditawarkan dengan kualitas yang sama, maka khanz untuk terjual menjadi lebih besar. Metode yang digunakan biasanya dengan cara memberi diskon atau bonus. Sebagai penjual, anda harus bisa menjelaskan kepada calon pembeli tentang apa saja yang akan mereka peroleh jika membeli atau menggunakan produk/jasa tersebut.

2. Fungsionalitas Produk
Fungsionalitas produk artinya apa yang dibeli konsumen mempunyai kegunaan yang tepat sesuai dengan apa yang ditawarkan sebelumnya. Misalnya menjual produk penumbuh rambut, tetapi ternyata rambut menjadi rontok, maka aura laris manis akan menjauh dari bisnis anda, disamping juga akan mendapat kesan negatif. Fungsionalitas juga termasuk kepraktisan dan keefektifan produk yang akan dibeli pelanggan. jika produk yang ditawarkan agak ribet dalam pemakaiannya, maka konsumen akan enggan meliriknya.

3. Kebutuhan Mendesak
Hal lain yang mempengaruhi calon pembeli adalah kebutuhan yang mendesak terhadap barang atau jasa yang anda tawarkan. Contohnya, seorang pelajar yang sedang membutuhkan kaca mata, maka ia sendiri pasti pergi mencari toko optik. Atau misalnya seorang calon konsumen yang sedang merasa capek dan pegal serta ingin merasakan rileks, maka ia mungkin akan tidak menolak jika anda yang memiliki usaha pelayanan spa menawarkan jasa tersebut pada saat itu. Jika calon konsumen datang ke tempat usaha anda atas dasar kebutuhan mendesak, maka anda tidak perlu bersusah payah merayunya, apa lagi jika saingan usaha anda masih sedikit.

4. Kondisi Psikologis Konsumen
Hal lain yang mempengaruhi seorang konsumen berminat membeli produk yang anda tawarkan adalah kondisi psikologis yang sedang dialaminya. Kondisi ini terkait dengan perasaan yang sedang terjadi di dalam diri calon pelanggan. Misalnya saat ia sedang bersama kekasihnya, dan anda menawarkan produk hadiah valentine, maka peluang untuk terjual lebih besar. Atau ketika anda menawarkan polis asuransi kepada seorang yang baru naik jabatan, maka peluang ia tertarik dengan produk tersebut lebih terbuka. Kondisi psikologis konsumen juga bisa dipengaruhi oleh bahasa bibir dan bahasa tubuh yang anda gunakan ketika menjelaskan produk yang anda tawarkan. Bisa saja, seorang calon pembeli yang awalnya bersikap acuh menjadi tertarik dan membeli produk yang anda jual karena anda mampu menggunakan bahasa yang sopan atau raut mimik yang pas. Terkadang banyak calon konsumen yang akhirnya bersedia membeli produk atau menggunakan jasa anda karena takut mengecewakan anda. Poin yang keempat ini merupakan hal yang terpenting dalam upaya menjadi seorang marketing yang handal.

Oke sahabat bisnis, demikian sekelumit uraian tentang memahami konsumen. Semoga bisa bermanfaat dalam menambah wawasan anda guna pengembangan karier dan usaha.

Artikel Terkait