Digital Printing Kaos, Usaha Tepat Untuk Kaula Muda

Mungkin di wilayah anda telah bertebaran berbagai jenis usaha percetakan. Dan yang paling banyak dilakukan oleh wirausahawan muda adalah usaha percetakan photo digital. Bekal ilmu desain grafis dan komputer yang diperoleh dari bangku sekolah ataupun kuliah menjadikan usaha ini umumnya hanya digeluti oleh golongan muda. Sejak harga mesin digital printing dan perlengkapannya mulai turun, bisnis cetak-mencetak menjadi idola sebagai suatu lahan usaha yang berprospek bagus. 

Namun melihat kerasnya persaingan di sektor ini, ada baiknya anda juga mencoba usaha lain yang sejenis, yaitu percetakan di lembaran kain, khususnya baju kaos/T-Shirt. Mencetak gambar, logo, atau pun tulisan pada lembaran baju kaos T-Shirt biasanya dilakukan dengan sablon konvensional. 

proses cetak baju digital printingKelemahan dari sablon konvensional adalah proses waktunya yang lumayan lama dan mencetak harus dalam jumlah banyak. Jadi mereka hanya melayani pesanan yang banyak (misalnya kaos tim), sedangkan konsumen yang ingin mencetak bajunya untuk koleksi pribadi tidak terlayani karena perusahaan akan merugi. Maka solusi dari permasalahan tersebut adalah anda harus membuka / memperluas usaha dengan media dan alat baru yang disebut Digital Printing Machine for T-Shirt atau Digital Printing Direct To Garment. 

mesin printer untuk kaos baju
Dengan menggunakan alat tersebut, anda dapat mencetak selembar baju kaos dengan gambar dan tulisan yang diinginkan oleh pelanggan. Berbagai jenis kain bisa dicetak, seperti kain katun, sutra, polyester, dan sebagainya. Biaya produksi yang dikeluarkan dengan proses digital printing pada kain lebih murah. Dalam bisnis ini, seorang pelanggan dapat membawa desain sendiri yang telah ia kreasikan dalam bentuk format file digital. Ia juga dapat mencetak di baju kesayangannya. Keunggulan lain yang akan diperoleh oleh pelanggan adalah sifatnya yang ekslusif. Artinya baju printing tersebut hanya tercetak terbatas. Bahkan mungkin hanya ada satu di dunia, jika si pelanggan membuat desain gambarnya sendiri. Dan hal tersebut merupakan senjata ampuh dalam menggait banyak konsumen, terutama para ABG. 

Lalu, bagaimana memulai usaha ini? Silahkan Anda simak langkah-langkah berikut:
  1. Persiapkan tempat usaha (tempat untuk peralatan, tempat pemajangan, listrik, dsb).
  2. Persiapkan alat dan bahan, terdiri dari: Satu set komputer harga sekitar 3-4 jutaan rupiah; Mesin Digital Printer untuk garment (DTG) harga sekitar 5 jutaan rupiah, namun ada juga yang lebih murah tergantung spesifikasinya; Berbagai ukuran dan warna kaos polos. Kaos polos tersebut dijual kepada para konsumen yang tidak mempunyai kaos pribadi untuk ia cetak; Tinta tekstil, kertas teflon, dan bingkai (frame) atau tatakan alamunium yang biasanya sudah dalam satu paket dengan mesin printer.
  3. Mempelajari cara pengoperasiannya. Jika anda telah terbiasa mengoperasikan komputer dan mencetak dengan printer kertas, rasanya hal ini tidak akan sulit untuk anda kuasai dengan cepat.
  4. Melakukan promosi usaha. Selain melalui brosur, cara yang terbaik untuk promosi dalam usaha ini adalah mencetak beberapa contoh baju hasil kreasi pribadi yang kemudian anda atau keluarga anda kenakan saat jalan-jalan keluar rumah. Bergaya sekaligus promosi!

Nah, demikian gambaran singkatnya. Sudah siap berwirausaha? Jika ya, mari kita tentukan harga. Sebagai bahan perbandingan, di kota-kota besar, harga jasa printing + kaos rata-rata Rp. 40.000, tergantung kualitas kaos yang dijual dan juga kualitas gambar yang dicetak. Maka ada baiknya anda mencari informasi tentang hal tersebut di daerah anda. So, lets do it now!!! Salam sukses...

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait