Usaha Pencetakan Asesoris Pin

Pin merupakan suatu assesoris tambahan yang biasanya ditempelkan di baju bagian dada, di topi, atau pun di tas. Fungsi pin tersebut adalah untuk mempercantik atau menambah kesan menarik pada penampilan. Selain itu, ada juga pin yang merupakan lambang suatu perkumpulan . pin tersebut merupakan tanda pengenal khusus untuk para anggota suatu komunitas atau organisasi. Pin yang lain sering dibuat untuk moment tertentu, misalnya pin untuk panitia lomba, pin untuk para peserta yang naik haji, pin kegiatan donor darah, dan sebagainya.

Untuk anda yang mempunyai daya cipta kreasi di bidang grafis, maka usaha ini sangat cocok untuk anda. usaha ini tak pernah ada surutnya, karena selalu disukai oleh kaum remaja.

Lalu bagaimanakah langkah-langkah dalam usaha pencetakan pin tersebut?
    usaha asesoris pin
  1. Pertama-tama menyiapkan alat pencetak pin yang terdiri dari komputer, printer, alat laminating, alat pembolongan/plong pin, mesin cetak pin, dan material / bahan pin.
  2. Setelah alat tersedia, kemudian membuat / mengkreasi gambar-gambar dan tulisan untuk pin. Anda bisa memilih gambar di internet, mengeditnya sehingga tampak unik.  
  3. Membuat Pin, dengan langkah-langkah sebagai berikut :
  • Print (cetak) desain kertas injekt atau art paper di ats 100gr, pilihan ukuran pin biasanya 25mm, 32mm, 44mm, dan 58mm. Tambahkan beberapa milimeter untuk lapisan pinggirnya.
  • Hasil print (cetakan) tersebut kemudian dilapisi oleh laminasi doff atau bahan lainnya kemudian laminasi agar kertas merekat kuat. Namun jika lapisannya glossy, tidak perlu dilakukan proses laminating.
  • Dengan alat plong pin, langkah selanjutnya adalah melobangi hasil cetakan (print)
  • Selanjutnya adalah memasukkan logam pin di molding sebelah kiri mesin pin, letakkan pola desainnya di atasnya. Bila glossy, letakkan plastik glossy di atas desain pin.
  • Pada molding di sebelah kanan, masukkan plastik material pin.
  • Press (tekan) molding sebelah kiri terlebih dahulu, angkat tongkat mesin lalu geser molding ke kiri, dan selanjutnya press sekali lagi.
  • Setelah proses tersebut, pin siap untuk dipacking.

 4. Memasarkan Pin
Untuk memasarkan pin kreasi anda, bisa dengan  membuka galeri sendiri, atau menyuplainya ke toko-toko di daerah anda. Anda harus melakukan kampanye terhadap produk anda ke teman, kerabat, dan orang umum. Untuk memulai usaha ini, diperlukan modal sekitar delapan jutaan rupiah dengan rincian perangkat komputer sekitar 3 jutaan, printer dengan harga 900.000an, mesin pin sekitar 3 jutaan rupiah, alat cutter (potong) berharga dua ratus ribuan, kertas print Rp 100.000an, dan bahan pin satu pak (paket) kurang lebih 700.000an rupiah.

Seorang yang bekerja giat dalam usaha ini, bisa mencetak puluhan ribu pin dengan harga jual rata-rata Rp 2.000an.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait