Cara Memilih Calon Karyawan Yang Tepat

Mempunyai sebuah usaha yang telah maju merupakan berkah yang patut disyukuri. Begitu pesatnya perkembangan usaha/bisnis yang telah dibangun menjadikan usaha kita merasa kewalahan memenuhi target yang harus diselesaikan. Maka dari itu, diperlukan penambahan beberapa karyawan yang akan membantu untuk mencapai target yang diharapkan dan roda usaha juga akan berjalan lebih mulus.

Dalam merekrut seorang atau beberapa karyawan biasanya dilakukan dengan memasang pengumuman lowongan pekerjaan, baik melalui brosur maupun iklan di media cetak dan elektronik.

iklan pekerjaanUntuk memutuskan seorang karyawan yang akan dipilih dari puluhan pelamar, yang menjadi bahan pertimbangan adalah kemampuan akademik (latar belakang pendidikan), sikap atau penampilan awal (termasuk juga latar belakang masa lalu), dan keterampilan yang bisa dilihat dari latar belakang pengalaman kerja atau melalui uji ketrampilan yang dilakukan perusahaan.

Hal-hal tersebut merupakan gambaran umum dalam menentukan layak tidaknya seseorang bergabung dalam perusahaan kita. Lalu bagaimana jika kita mencari sorang karyawan pada posisi tertentu? Apa yang harus lebih kita perhatikan? Berikut adalah ragam tips untuk anda sebagai bahan pertimbangan dalam memilih seorang calon karyawan pada posisi tertentu :
  • Akuntan : pilih calon karyawan yang pintar dan jujur mengelola keuangan. Caranya : perhatikan nilai akademisnya, cari tau latar belakang kehidupannya
  • Tenaga Pemasaran (Marketing), pilih calon karyawan yang mampu berkomunikasi dan pandai mempengaruhi orang lain. Caranya : perhatikan gaya bicara dan cahaya wajahnya (cantik dan tampan dipertimbangkan).
  • Bagian Produksi ; pilih calon karyawan yang cekatan dan mempunyai ide / gagasan dalam melahirkan suatu produk yang bagus. Caranya : melakukan uji dan diskusi tentang kelemahan produk yang diproduksi perusahaan kita.
  • Bagian Teknisi : pilih calon karyawan yang berlatar belakang pendidikan dan pengalaman kerjan yang sesuai dengan bidangnya. Caranya : lihat CV-nya
  • Bagian Logistik / Gudang : pilih calon karyawan yang bertanggung jawab. Caranya : ajak ke bagian logistik dan gudang lalu tanyakan hal apa yang masih kurang.
  • Bagian Tenaga Pelaksana (misalnya buruh pabrik) : pilih calon karyawan ulet dan cepat memahami proses kerja. Caranya : lakukan praktik kerja

  • Bagian Administrasi : pilih calon karyawan yang rapi dan pandai surat-menyurat. Caranya : perhatikan penampilannya dan lakukan tes administrasi sederhana
  • Bagian Customer Service atau Receptionis dan Public Relation : pilih calon karyawan yang bernampilan menarik dan kemampuan komunikasi yang baik. Caranya : nilailah pada waktu tes wawancara.
  • Bagian Tenaga Lapangan : pilih calon karyawan yang bersifat suka tantangan dan kondisi fisik yang prima. Caranya : perhatikan fisiknya dan tanyakan hobi (hobi yang mendukung adalah tracking, travelling, olah raga, dan hobi yang dilakukan outdoor).
  • Sekretaris : pilih calon karyawan yang bernampilan menarik dan smart. Caranya : Anda yang tentukan sendiri.
Demikianlah sedikit tips tentang cara menentukan calon karyawan yang akan bergabung dalam membangun  usaha anda. Memilih karyawan tergantung pada posisi yang akan ditempati. Selamat bekerja...!!!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait